Pages

Rabu, 11 Mei 2011

PERBANDINGAN TINGKAT KEPUASAN IBU HAMIL TERHADAP STANDAR PELAYANAN ANC DI PUSKESMAS XXXX DAN PUSKESMAS XXXX

Abstrak
Kepuasan pasien merupakan salah satu tujuan dari peningkatan mutu pelayanan
kesehatan. Pelayanan antenatal merupakan bagian dari pelayanan kesehatan di
Puskesmas. Kenyataan di lapangan menunjukkan rendahnya pencitraan Puskesmas hal
tersebut memicu ibu hamil kurang puas terhadap pelayanan di Puskesmas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbandingan tingkat kepuasan ibu hamil
terhadap standar pelayanan antenatal di Puskesmas Desa XXX dan Puskesmas
XXXXyang dinilai dari 5 aspek yaitu
tangible, reliability, responsive, assurance
dan emphaty Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan
cross sectional dengan jumlah 80 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik
convinience sampling. Penelitian ini dilakukan mulai XXX sampai XXX 2011
pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner yang terdiri dari data demografi dan
kuesioner untuk mengukur tingkat kepuasan.Analisa data adalah mengidentifikasi
pengukuran data tingkat kepuasan ibu hamil adalah prosedur statistik yang digunakan
adalah uji chi square.
Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepuasan mayoritas responden puskesmas Desa
XXX memiliki tingkat kepuasan tinggi (75%), memiliki tingkat kepuasan sedang
(25%), sedangkan Puskesmas XXXX 25% responden tingkat kepuasan tinggi dan 75
% tingkat kepuasan sedang, hasil uji chi square menunjukkan nilai p = 0,000 maka dapat
disimpulkan ada perbandingan tingkat kepuasan ibu hamil terhadap standar pelayanan
antenatal di Puskesmas Desa XXX dan Puskesmas XXXX. Selanjutnya diharapkan
diharapkan bidan untuk tanggap akan keluhan ibu hamil dan memberikan pendidikan
kesehatan bagi ibu hamil dan meningkatkan kemampuan bidan dengan mengikuti
pelatihan, agar lebih mempersiapkan diri sehingga dapat memberikan pelayanan dan
pendidikan kebidanan kepada ibu hamil.
Kata Kunci : tingkat kepuasan ibu hamil, pelayanan antenatal

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Rencana strategik Nasional Making Pregnancy Safer (MPS) di Indonesia
2001-2010 disebutkan bahwa dalam konteks rencana kesehatan menuju Indonesia
Sehat 2010, Visi MPS adalah “kehamilan dan persalinan di Indonesia
berlangsung aman, serta bayi yang dilahirkan hidup dan sehat (Sifuddin, 2002).
Kesehatan dan kelangsungan hidup Ibu dan bayi sangat dipengaruhi oleh
berbagai faktor pelayanan kebidanan antara lain asuhan kebidanan yang diberikan
oleh tenaga bidan melalui pendekatan manajemen kebidanan. Asuhan kebidanan
merupakan pelayanan kebidanan utama yang diberikan kepada Ibu, anak,
keluarga, dan masyarakat. Setiap Ibu hamil akan menghadapi resiko yang bisa
mengancam jiwanya oleh karena itu setiap Ibu hamil memerlukan asuhan masa
kehamilan yang disebut dengan pelayanan antenatal (Salmah, 2009).
Standar pemeriksaan atau pemantauan antenatal adalah standar pelayanan
kehamilan yang bertujuan memantau kehamilan untuk memastikan kesehatan
umum dan tumbuh kembang janin, mengenali secara dini adanya
ketidaknormalan atau komplikasi yang mungkin terjadi selama kehamilan,
deteksi dini Ibu hamil beresiko (anemia, kurang gizi, hipertensi, penyakit menular
seksual), memberikan pendidikan kesehatan serta mempersiapkan persalinan
cukup bulan, melahirkan dengan selamat, Ibu maupun bayinya dengan trauma
seminimal mungkin sehingga dapat menurunkan angka kematian Ibu. Standar
pelayanan antenatal dilakukan oleh tenaga profesional yang dilaksanakan sesuai
standar yang telah ditetapkan yaitu 7T (Depkes RI, 2001 & Safrudin, 2009).
Pasien yang mengalami kepuasaan terhadap layanan kesehatan yang
diselenggarakan cendrung mematuhi nasehat, setia, atau taat terhadap rencana
pengobatan yang disepakati dan termasuk dalam melakukan pemeriksaan
antenatal kembali, namun jika tidak memuaskan maka pasien tidak akan kembali
melakukan pemeriksaan kembali. Pengukuran kepuasaan ini mutlak diperlukan
melalui pengukuran tersebut dapat diketahui sejauh mana dimensi – dimensi
mutu pelayanan kesehatan yang diselenggarakan dapat memenuhi harapan pasien,
kepuasaan pasien merupakan salah satu tujuan dari peningkatan mutu pelayanan
kesehatan. (Pohan, 2006).
Suatu pelayanan dinilai memuaskan bila ia dapat memenuhi kebutuhan
dan harapan pelanggannya. Ada beberapa faktor yang dapat dipertimbangkan
oleh pelanggan dalam menilai suatu pelayanan, yaitu: ketepatan waktu, dapat
dipercaya, kemampuan teknis, diharapkan, berkualitas dan harga yang sepadan
(Triatmojo, 2004).
Kenyataan lapangan menunjukkan bahwa umumnya fasilitas kesehatan
milik pemerintah masih kurang/tidak dimanfaatkan oleh masyarakat, salah
satunya puskesmas dimana puskesmas adalah organisasi fungsional yang
menyelenggarakan upaya kesehatan yang bersifat menyeluruh, terpadu, merata,
dapat diterima dan terjangkau oleh masyarakat, dengan biaya yang dapat dipikul
oleh pemerintah dan masyarakat, upaya kesehatan tersebut menyelenggarakan
dengan menitikberatkan pelayanan untuk masyarakat luas mencapai derajat
kesehatan yang optimal (Nadesul, 2008).
Banyak masalah yang menjadi pemicu rendahnya pencitraan puskesmas
pada saat sekarang tetapi ada juga beberapa Puskesmas yang mempunyai
pencitraan yang baik, penyebab rendahnya pencitraan Puskesmas karena sarana
yang tidak lengkap seperti obat-obatan yang kurang bermutu, petugas yang
kurang tanggap dengan pasien, keramahan yang kurang dari pemberian
palayanan, sehingga masyarakat kurang puas setiap berobat ke pusat pelayanan,
kesehatan ini, dan terciptanya pencitraan (Nadesul, 2008). Berdasarkan hal diatas
membuat peneliti tertarik melakukan penelitian tentang perbandingan tingkat
kepuasaan ibu hamil terhadap standar pelayanan antenatal care di Puskesmas
XXXXdan Puskesmas XXXX.
B. Pertanyaan Penelitian
Pertanyaan penelitian ini adalah bagaimanakah tingkat kepuasaan Ibu hamil
terhadap standar pelayanan antenatal care di Puskesmas XXXX dan
Puskesmas XXXX?
C. Tujuan Penelitian
1. Tujuan Umum
Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi perbandingan
tingkat kepuasaan Ibu hamil terhadap standar pelayanan antenatal di
Puskesmas XXXX dan Puskesmas XXXX
2. Tujuan Khusus
1. Mengidentifikasi kepuasan ibu hamil berdasarkan karakterssssssistik di
Puskesmas XXXX dan Puskesmas XXXX
2. Mengidentifikasi tingkat kepuasan pasien di Puskesmas XXXX
3. Mengidentifikasi tingkat kepuasan pasien di Puskesmas XXXX
4. Mengidentifikasi perbandingan tingkat kepuasan ibu hamil terhadap
standar palayanan antenatal di Puskesmas XXXX dan Puskesmas
XXXX berdasarkan tangible, Reability, Responsive, Assurance,
Emphaty.
D. Manfaat Penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi :
a. Praktek Kebidanan
Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai informasi tambahan bagi
bidan dalam melakukan praktIk untuk dapat meningkatkan pelayanan
kebidanan dalam memberikan standar pelayanan antenatal.
b. Pendidikan Bidan
Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan dalam
menambah pengetahuan dan informasi untuk meningkatkan pelayanan
kebidanan yang berkualitas kepada Ibu hamil bagi pihak pendidikan bidan
dalam memberikan pelayanan antenatal care.
c. Penelitian Kebidanan
Hasil penelitian ini diharapkan sebagai informasi perbandingan dalam
menambah informasi sumber data atau masukan bagi penelitian selanjutnya
yang berhubungan dengan kepuasaan Ibu hamil pada standart pelayanan
antenatal.
d. Pihak Puskesmas
Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan atau informasi
tentang kepuasaan Ibu hamil pada standart pelayanan antenatal yang berguna
dalam pengembangan kualitas pelayanan antenatal yang diberikan pada ibu
hamil.